Urgensi Keberagaman Kota pada Era Globalisasi

by

Samsul Bahri, Morida Siagian, Rudolf Sitorus

Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara
Korespondensi: pohontepiair@gmail.com, morida@usu.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.d036

Abstrak

Tulisan ini menjelaskan keberagaman yang terjadi di kawasan lama Pekan Labuhan. Keberagaman antar masyarakat Cina dan Melayu yang sudah terjalin harmonis sejak lama. Meski terjadi konflik di kawasan tersebut tidak membuat hubungan sosial kedua belah pihak terputus. Kebutuhan kedua ragam masyarakat tersebut terhadap eksistensi kawasan Pekan Labuhan menjadi perekat kembalinya hubungan sosial. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan cara wawancara mendalam untuk mengetahui motivasi dan bagaimana keberagaman tetap hidup di kawasan tersebut. Keberagaman yang terjalin baik di dalam kedua kelompok lebih lanjut dapat mempertahankan identitas kawasan tersebut.

Kata-kunci : globalisasi, identitas, keberagaman, kota, modernisasi

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, D 036-042
Download PDF