Unfolding Creative Space : Pengaruh Ruang Virtual terhadap Industri Kreatif Skala Kecil di Yogyakarta

by

Arini Yuliandari Widyastuti*, Ilya Fadjar Maharika**

* Mahasiswa Peneliti, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia
** Pengajar dan Peneliti, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia

Abstrak

Kini kita dihadapkan pada fenomena ruang virtual yang semakin berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan. Beberapa mengklaim bahwa ruang virtual mampu menyajikan keterbukaan kemungkinan yang tidak dapat kita capai melalui ruang fisik. Dalam konsepsi Deleuze, istilah ruang virtual digunakan dalam menggambarkan suatu aspek dari realitas ideal tetapi tetap nyata. Disisi lain, telah diteorikan bahwa ruang virtual menjadi ruang ketiga(third space) yang melekat dengan dua tipologi ruang lainnya yakni ruang fisik dan ruang sosial. Penelitian ini berusaha merepresentasikan salah satu pengaruh ruang virtual melalui pengintegrasian kedalamruang kreatif yang bersifat fisikpada konteks industri kreatif skala kecil di Yogyakarta. Industri-industri kreatif skala kecil tersebut diantaranya NickNeck Clay, Butabuti dan Killerdoll Cloth. Lokasi industri mereka pun identik karena terletak di sekitaran zona perguruan tinggi UII, UGM dan ISI.Metoda kualitatif yang cenderung bersifat deskriptif digunakan untuk merepresentasikan kasus penelitian ini. Selain itu, dalam proses pengumpulan data digunakan metode survei dan wawancara subjek(aktor kreatif).

Kata-kunci: industri kreatif, realitas ideal, ruang virtual, ruang fisik, third space

Halaman 57-60
Download PDF:
TI2012-05-p057-060 – Unfolding Creative Space