Tumbuhan Ficus: Penjaga Keberlanjutan Budaya dan Ekonomi di Lingkungan Karst

by

Medha Baskara*, Karuniawan Puji Wicaksono**

*Konsentrasi Arsitektur Lanskap, Laboratorium Sumber Daya Lingkungan, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.
**Konsentrasi Ekologi Pertanian, Laboratorium Sumber Daya Lingkungan, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Abstrak

Tumbuhan Ficus termasuk dalam kelompok Moraceae yang merupakan tumbuhan identitas flora asli kawasan karst yang banyak ditemui di kawasan budidaya maupun alami. Keluarga tumbuhan ficus ternyata tidak saja sangat berperan dalam sistem ekologi karst namun juga mempunyai peranan penting secara sosial-budaya dan ekonomi masyarakat. Ficus dalam kehidupan masyarakat kawasan karst merupakan symbol budaya terkait hubungan masyarakat dan pemerintah/pemimpinnya. Disamping itu tempat tumbuhn ficus juga banyak berfungsi sebagai tempat upacara budaya yang diyakini sebagai penghubung dengan makrokosmos (dunia ghaib). Survei di kawasan karst selatan Jawa Timur menemukan fungsi lain dari tumbuhan ficus. Meskipun secara ekonomi, kayu ficus tidak bernilai ekonomi tinggi, peranan bagi fungsi ekonomi kawasan cukup tinggi. Manfaat tidak langsung secara ekonomi diantaranya adalah tempat habitat satwa yang bermanfaat bagi pertanian diantaranya musuh alami hama pertanian, penyerbuk pohon buah dan sumber makanan burung walet yang sarangnya bernilai ekonomi tinggi.

Kata-kunci: Ficus sp, beringin, nilai budaya, nilai ekonomi kawasan

Halaman 21-25
Download PDF:
TI2013 03 p021-025 Tumbuhan Ficus Penjaga Keberlanjutan Budaya dan Ekonomi di Lingkungan Karst