Tipologi Kawasan Tepian Selokan Mataram Penggal Jl. Manggis sampai Jl. Flamboyan Yogyakarta

by

Yurista Hardika Dinata1, Muhammad Sani Roychansyah2

1 Jurusan Magister Desain Kawasan Binaan, Universitas Gadjah Mada
2 Departemen Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
Korespondensi: dinata.yurista@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.h042

Abstrak

Selokan mataram merupakan bagian dari saluran induk Mataram yang berfungsi mengairi lahan pertanian di utara Yogyakarta sepanjang tahun atau dikenal dengan tergolong ‘Tahta untuk Rakyat’. Penggal Selokan Mataram Jl. Manggis sampai Jl. Flamboyan secara fisik, saluran masih asli, tetapi maknanya bergeser, dari dulunya sumber air berubah menjadi kawasan komsersil dan pendidikan. Tujuan dalam penelitian ini ialah mentipologi spasial kawasan guna menetahui karakter kawasan tepiam Selokan Mataram, penggal Jl. Manggis hingga Jl. Flamboyan, Yogyakrta Penelitian berikut menggunakan metode kualitatif deskriptif-ekploratif. Hasil studi menunjukan bahwa Kawasan Selokan Mataram terbagi menjadi 3 sub zona atas dasar delineasi kawasan, “figure-ground”, serta guna lahan. Pertama zona tepian selokan sisi selatan, kedua zona tepian selokan sisi utara, dan ketiga riverzone/zona sungai. Zona tepian selokan sisi selatan menunjukkan keteraturan tata bangunan, dibuktikan dengan kondisi jalan dan langgam yang seirama. Zona tepian selokan sisi utara merupakan zona yang tidak teratur, tige guna lahan yang beragam, titik kumpul PKL, langgam dan tipe bangunan tidak sama. Riverzone/zona sungai tedapat landmark lokal yang jelas, jembatan dengan fungsi pengguna yang berbeda, untuk jalan terdapat pelingkup tipe soft-hard yang cukup kuat. Terdapat keterkaitan tipologi antara ketiga zona tersebut. Dalam rekomendasi, perubahan yang perlu dilakukan ialah penataaan kawasan di sisi utara.

Kata-kunci: Tipologi, Tepian Selokan, Zona, Selokam Mataram

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, H 042-050
Download PDF