Tipologi Bangunan Pada Kawasan Simarjarunjung (menemu-kenali perwajahan bangunan dengan analisis genius loci)

by

N. Vinky Rahman1, Imam Faisal Pane2, Wahyu Abdillah3

1,2,3 Laboratorium Sejarah, Teori dan Kritik Arsitektur/ Departemen Arsitektur/ Fakultas Teknik/ Universitas Sumatera Utara
Korespondensi: imam.faisal@usu.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.h071

Abstrak

Kabupaten Simalungun mempunyai pelabuhan penyeberangan ke Pulau Samosir dengan nama Pelabuhan Tigaras. Untuk mencapainya dari kota Medan dapat melalui jalan Simarjarunjung di pinggir Danau Toba dengan topografi berlereng curam. Sepanjang jalan Simarjarunjung berkembang secara sporadis bangunan masyarakat dengan berbagai fungsi yang dalam penilaian awal justru mengurangi kualitas lingkungan dan visual Danau Toba. Oleh karenanya, perkembangan itu sebaiknya direkam dan dilakukan penggolongan (kategorisasi) agar kedepannya dapat menjadi data dasar bagi penelitian-penelitian yang terkait dengan kawasan tersebut. Penelitian-penelitian yang terkait dengan kawasan itu sebaiknya segera dilakukan untuk mengantisipasi dampak buruk persentuhan budaya luar dengan penduduk lokal dengan latar belakang pariwisata. Namun penelitian-penelitian terkait kawasan itu tidak akan bisa dimulai jika basis data tipologi bangunan belum ada. Metode penelitian kualitatif-deskriptif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa pragmatic space dan cognitive space mengambil peran penting dalam menentukan perwajahan bangunan.

Kata-kunci : arsitektur, simarjarunjung, tipologi

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, H 071-078
Download PDF