Tipologi Arsitektur Fasad Bangunan Kantor Kolonial di Kawasan Kota Lama Semarang

by

Anggita Rahmi1, Muhammad Sani Roychansyah2

1,2 Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada.
Korespondensi: anggitarahmii@yahoo.co.id

https://doi.org/10.32315/ti.6.i033

Abstrak

Bangunan-bangunan peninggalan kolonial di kawasan kota lama semarang dapat memberikan pengetahuan tentang tipologi fasade dan perkembangan bentuk arsitektur kolonial. Dulu pemerintahan kolonial belanda memerlukan bangunan kantor untuk menjalankan aktifitasnya. Bangunan kantor peninggalan kolonial belanda kini masih dilestarikan, meski terdapat pula yang sudah terlanjur di demolisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakteristikkan bentukan elemen fasad bangunan awal kantor di kawasan kota lama semarang yang didirikan pada tahun 1900-1940. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Temuan penelitian ini adalah (1) dominan warna bangunan berwarnaputih (2) bentukan atap yaitu atap pelana tetapi dimodifikasi dengan bentukan atap perisai dan juga dikombinasi seperti tower dan juga kubah (3) bentukan jendelanya yaitu  jendela tunggal melengkung , jendela tunggal dan jendela rangkap ganda.

Kata-kunci : Bangunan Kantor, Fasad , Kolonial , Kota Lama Semarang, Tipologi

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, I 033-038
Download PDF