Tinjauan Penerapan Lokalitas pada Bangunan Tinggi

by

Tantarto Sugiman

Mahasiswa S3, Teknik Arsitektur, Universitas Katolik Parahyangan Bandung

Abstrak

Tulisan ini mencoba memberikan suatu pengantar menuju pemahaman lokalitas yang dapat diterapkan pada bangunan tinggi. Berawal dari isu mengenai suatu kondisi nyata kiwari bahwa pembangunan kota saat ini tidak dapat menghindarkan diri dari pembangunan yang mengarah pada vertikalitas bangunan. Harga lahan yang semakin mahal, lahan yang juga semakin sempit serta jarak pusat kota terhadap lingkungan hunian, tak pelak membuat pembangunan gedung vertikal menjadi solusi terbaik saat ini. Kecenderungannya kini, bahkan semakin mengarah pada bentuk gedung pencakar langit (skyscrapper). Namun sayangnya, fenomena gedung tinggi semakin mengarah pada bentuk universalitas, dimana hampir tidak memiliki identitas kota yang mampu memberikan ciri lokal. Apakah memang gedung tinggi tidak mungkin menerapkan lokalitas, menjadi isu yang hendak diangkat. Tulisan ini diperlukan guna pencarian aspek lokalitas yang mungkin dapat diterapkan, bahkan diciptakan pada bangunan tinggi, secara lebih khusus pada apartemen. Melalui kajian literatur, dan pengalaman terdahulu dari negara lain, maka dicoba untuk mendapatkan pemahaman mengenai lokalitas yang penerapannya dimungkinkan untuk bangunan tinggi. Hasil pencarian adalah suatu ketetapan mengenai kerangka kerja pengertian aspek lokalitas yang kemungkinan dapat diterapkan pada bangunan apartemen.

Kata-kunci : bangunan highrise, skyscrapper, apartemen, lokalitas, keberbedaan dan keunikan

Halaman 35-39
Download PDF:
TI2013 01 p035-039 Tinjauan Penerapan Lokalitas pada Bangunan Tinggi