Tingkat Kenyamanan Taman Kota sebagai Ruang Interaksi-Masyarakat Perkotaan

by

Hari H. Siregar(1), Hanson E. Kusuma(2)

(1)Mahasiswa Magister Rancang Kota, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), ITB.
(2)Kelompok Keilmuan Perancangan Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), ITB.

Abstrak

Taman Kota sebagai ruang terbuka di wilayah perkotaan sudah layaknya difungsikan sebagai ruang interaksi warga kota untuk berbagai fungsi dan kepentingan yang bermanfaat.Keberadaan taman kota yang ada saat ini sudah mulai dilirik dan dimanfaatkan oleh warga kota secara maksimal, mengingat keberadaannya diimbangi dengan eksistensi mallatau pusat perbelanjaan yang pembangunannya marak di perkotaan. Hal ini menjadi alternatif pilihan lain yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kota untuk tempat berinteraksi yang lebih nyaman. Yang belum banyak diteliti saat ini adalah bagaimanakah tingkat kenyamanan bagi masyarakat perkotaan dalam menggunakan fasilitas kota, kususnya taman kota sebagai ruang terbuka. Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana kriteria taman kota yang nyaman untuk berinteraksi bagi masyarakat perkotaan secara umum. Untuk mengetahui tingkat kenyamanan tersebut dilakukan sebuah metode pengumpulan data yang eksploratif berupa surveionline dan analisis data isi. Dari hasil analisis data tersebut akan diperoleh berbagai kata kunci yang mendeskripsikan tingkat. Lebih lanjut frekuensi dari kata kunci-katakunci tersebut akan digunakan sebagai acuan untuk mendefinisikan tingkat kenyamanan taman kota. Artikel ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam perencanaan atau pengembangan taman kota yang nyaman di kemudian hari.

Kata-kunci : taman, interaksi, analisis data, kenyamanan, kota

Halaman B 161-166
Download PDF :
TI2015-B-161-166-Tingkat Kenyamanan Taman Kota Sebagai Ruang Interaksi-Masyarakat Perkotaan