Teritori Ruang Dagang ‘Bazar’ di Tangerang Selatan

by

Estuti Rochimah(1), Handajani Asriningpuri(2)

(1) Kelompok Bidang Keilmuan Perancangan , Program Studi Arsitektur, Institut Teknologi Indonesia.
(2) Kelompok Bidang Keilmuan Teknologi Bangunan, Program Studi Arsitektur, Institut Teknologi Indonesia.

Abstrak

Kegiatan bazar, berdagang secara berpindah tempat pada waktu yang berbeda, akhir-akhir ini marak berkembang dan semakin ramai dikunjungi masyarakat. Bazar telah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Tangerang Selatan. Para pedagang ini kebanyakan merupakan pedagang kecil dan menjajakan barang dagangannya dengan cara membuat lapak. Uniknya, mereka tidak saling berebut lapak dengan pedagang lain sebagai teritori ruang dagangnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakang terbentuknya teritori, strategi cara mewujudkan teritori, serta aktifitas yang menyertai di teritori ruang dagang bazar. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Selanjutnya data diiden-tifikasi, dikatagorikan dan diinterpretasikan untuk menemukankan faktor-faktor, serta keterkaitan antar faktor yang melatarbelakangi terwujudnya teritori ruang dagang bazar tersebut. Dengan demikian diharapkan akan diperoleh arahan penataan ruang dagang bazar yang harmonis terhadap lingkungan sekitarnya. Hasil penelitian ini diperoleh beberapa katagorisasi wujud ruang dagang dan elemen pembentuk ruang dagang, serta beberapa aspek baik sosial, ekonomi maupun perilaku yang mempengaruhi wujud dan elemen tersebut terkait dengan pembentukan teritori ruang dagang ‘Bazar’ di Tangerang Selatan.

Kata-kunci : bazar, dagang, ruang, teritori

Halaman E 143-148
Download PDF :
IPLBI2016-E-143-148-Teritori Ruang Dagang ‘Bazar’ di Tangerang Selatan