Studi Tipologi Ruang Terbuka di Kampus UGM

by

Aryo Akbar Aldiansyah1, Muhammad Sani Roychansyah2

1.Mahasiswa, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
2.Dosen, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
Korespondensi: Aryo.akbar@gmail.com/ Saniroy@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.j011

Abstrak

UGM merupakan salah satu kampus tertua di Indonesia yang memiliki area lahan yang sangat luas. Area Kampus UGM memiliki luasan sebesar 180Ha. Kampus UGM terdiri dari beberapa kluster dan fakultas yang memiliki karakteristik area masing-masing yang disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas. Menilik dari kebijakan Kampus UGM, area pembangunan bangunan yang baru harus memanfaatkan lahan pada bangunan yang ada sebelumnya, Kampus UGM telah mencoba untuk merealisasikan konsep Educopolis selama beberapa tahun terakhir. Meski demikian,  Masih dirasakan terdapat beberapa open space yang hanya memanfaatkan ruang sisa dari area yang terbangun, sehingga bila diamati dengan seksama, banyak space yang telah dirancang justru tidak dapat digunakan secara maksimal.  Tinjauan tipologi ruang terbuka yang ada pada Kampus UGM ini menggunakan metode deskriptif, terlebih dahulu dilakukan studi mengenai teori-teori yang berkaitan dengan materi ruang terbuka.Proses selanjutnya, dijabarkan kedalam tipe klasifikasi open space baik berdasar fungsi maupun bentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kaitan antara bentukan ruang terbuka yang ada di UGM dengan efektivitas kinerjanya, sehingga dapat dihasilkan klasifikasi ruang terbuka berdasarkan bentuknya. Bentuk ruang terbuka dominan yang ditemukan pada area Kampus UGM adalah tipologi closed squre, yaitu berjumlah 30 ruang. Ruang ini terbentuk akibat dari massa bangunan yang mengelilingi ruang terbuka tersebut.

Kata-kunci : Ruang terbuka

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, J 011-019
Download PDF