Studi Regulasi Pengembangan Permukiman Kumuh di Kecamatan Medan Belawan

by

B. O. Y. Marpaung1, Franky2

1,2 Perencanaan Kota, Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
Email korespondensi: beny.marpaung@usu.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.8.a057

Abstrak

Permasalah permukiman yang terjadi pada kota-kota besar menjadi permasalahan yang membuat pemerintah daerah menjadi dilema, tidak terkecuali pada Kota Medan. Pada program Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa Kota Medan termasuk ke dalam daftar 30 kota dengan daerah yang paling kumuh. Permasalahan pada penelitian ini mengenai fakta kekumuhan permukiman, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan permukiman, regulasi pembangunan permukiman pesisir, penerapan regulasi pembangunan permukiman dan konteks regulasi yang tepat untuk pembangunan permukiman di Kecamatan Medan Belawan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan fakta-fakta kekumuhan, menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan permukiman, mengkaji regulasi pembangunan permukiman, menganalisa penerapan regulasi pembangunan permukiman pesisir dan juga untuk membuat konteks regulasi yang tepat untuk pembangunan permukiman di Kecamatan Medan Belawan. Dalam proses pengumpulan data, peneliti melakukan pembagian kuesioner terhadap warga setempat dan juga observasi lapangan. Penemuan penelitian bertujuan untuk mengetahui penyebab kekumuhan permukiman dan konteks regulasi yang tepat untuk pembangunan permukiman di Kecamatan Medan Belawan.

Kata-kunci : faktor, permukiman kumuh, regulasi

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 8, A 057-064
Download PDF