Struktur Kawasan Permukiman Ammatoa Kajang Ditinjau dari Nilai Kearifan Lokal “Pasang Ri Kajang”

by

Wiwik Wahidah Osman(1), Shirly Wunas(2), Mimi Arifin(2)

(1) Mahasiswa Program Doktor Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.
(2) Dosen Program Studi Pengembangan Wilayah dan Kota, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Struktur kawasan adalah hal utama dalam arsitektur permukiman khususnya dalam kaitan dengan tata ruang. Tata ruang dan spasial merupakan dua hal yang saling berkaitan erat sehingga menghasilkan keunikan sebuah permukiman dimana manusia sebagai pemukim menentukan ciri khas atau karakter permukimannya. Komunitas Ammatoa Kajang dengan bentuk arsitektur tradisionalnya merupakan satu dari sekian banyak komunitas di nusantara yang memiliki keunikan dan ciri khas. Pada penelitian ini pembahasan dibatasi pada tinjauan struktur kawasan yang meliputi guna lahan, jaringan transportasi dan permukiman. Lokasi penelitian adalah komunitas Ammatoa Kajang di Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian melakukan eksplorasi dan menemukan keunikan struktur kawasan permukiman Ammatoa Kajang ditinjau dari nilai kearifan lokal “Pasang Ri Kajang”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan metode fenomenologi Husserl dan metode retrospektif. Hasil penelitian menemukan struktur kawasan permukiman komunitas Ammatoa Kajang terdapat hubungan dan interaksi komunitas Ammatoa dengan unit-unit lingkungan dan fasilitasnya (sarana dan prasarana komunitas). Filosofi hidup menempatkan alam semesta, manusia dan hutan sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam suatu ekosistem yang harus dijaga keseimbangannya.

Kata-kunci : kearifan lokal, permukiman ammatoa kajang, struktur kawasan

Halaman G 127-130
Download PDF :
IPLBI2016-G-127-130-Struktur Kawasan Permukiman Ammatoa Kajang Ditinjau Dari Nilai Kearifan Lokal “Pasang Ri Kajang”.