Struktur di Arsitektur Nusantara

by

Murtijas Sulistijowati

Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya

Abstrak

Arsitektur Nusantara berbeda dengan arsitektur Eropa. Arsitektur Nusantara adalah arsitektur pernaungan. Arsitektur Eropa merupakan arsitektur perlindungan. Sebagai arsitektur pernaungan, Arsitektur Nusantara memiliki ciri-khas pada struktur landasan, struktur badan dan struktur atap. Artikel ini membahas ciri-khas struktur landasan Nias Utara, Nias Selatan, Tongkonan Toraja, Lobo Ngata Toro, dan Adat Bolon Pematang Purba, serta struktur badan Toraja, Nias Utara dan Batak Karo. Pada Arsitekur Nusantara ditemukan ciri-khas struktur landasan, struktur badan, dan struktur atap terpisah dengan selungkupnya. Selungkup hanyalah tirai non-struktural yang dapat ditempatkan dan diganti dengan mudah.

Kata-kunci : arsitektur nusantara, struktur landasan, struktur badan, struktur atap, selungkup

Halaman 019-024
Download PDF :
IPLBI2016-019-024 Struktur di Arsitektur Nusantara