Strategi Pengembangan Delta Lakkang sebagai Kawasan Ekowisata di Kota Makassar

by

Mukti Ali1, Abdul Rachman Rasyid2, Angga Armasyah3

1 Lab. Perencanaan dan Pengembangan Pesisir/ Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik/Universitas Hasanuddin
2 Lab. Regional/ Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik/Universitas Hasanuddin
3 Lab. Perencanaan dan Pengembangan Pesisir/ Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik/Universitas Hasanuddin
Korespondensi: mukti_ali93@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.d043

Abstrak

Delta Lakkang memiliki potensi pariwisata yang meliputi potensi alam, potensi sosial budaya, serta potensi sejarah. Penentuan konsep ekowisata untuk kawasan Delta Lakkang berlandaskan pada Peraturan Daerah Kota Makassar tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) tahun 2015-2035. Studi ini menggunakan metode analisis spasial untuk mengetahui keterkaitan antar zona, analisis ODTW untuk mengetahui objek daya tarik wisata yang paling diminati wisatawan, analisis foto mapping untuk memetakan potensi wisata, dan teknik analisis SWOT dengan metode IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor secara sistematis agar dapat merumuskan strategi pengembangan. Hasil analisis menunjukkan strategi berada di kuadran II berupa arahan Aggressive Maintenance Strategy (strategi perbaikan agresif), strategi konsolidasi internal dengan prioritas pengembangan pada strategi W-O dengan melengkapi fasilitas penunjang wisata, memberikan pelatihan dan pengertian kepada masyarakat yang akan terjun langsung dalam kegiatan wisata, memberikan kemudahan akses dan kelancaran menuju kawasan Delta Lakkang, dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk melakukan promosi sebagai kawasan wisata secara menyeluruh.

Kata-kunci : Aggressive Maintenance Strategy, Ekowisata, Delta, Lakkang

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, D 043-048
Download PDF