Sistem Pekarangan Permukiman Masyarakat di Kawasan Karst Jawa Timur Bagian Selatan

by

Medha Baskara*, Eko Widaryanto**

*Konsentrasi Arsitektur Lanskap, Laboratorium Sumber Daya Lingkungan, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.
**Konsentrasi Ekologi Pertanian, Laboratorium Sumber Daya Lingkungan, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Abstrak

Kawasan karst bagi manusia memberikan tantangan hidup yang tidak kecil, namun upaya adaptasi masyarakat dalam mengatasi persoalan dan kesulitan alam sangat menarik diantaranya penyediaan rumah dan pekarangannya. Pemanfaatan pekarangan tidak saja digunakan untuk produksi tanaman namun juga terdapat ternak hewan dan kolam ikan tergantung besarnya area pekarangan. Salah satu ciri utama pekarangan di kawasan karst adalah keragaman tanaman atau spesies di dalamnya dengan berbagai macam spesies tanaman dan hewan tergantung dari kebutuhan pemiliknya. Tanaman yang dibudidayakan sangat beragam diantaranya tanaman pangan, sayur, buah-buahan, dan kayu-kayuan. Keterbatasan air di kawasan karst membuat bidang pertanian tidak dapat mem-berikan keuntungan ekonomi secara cepat dan layak. Pada kondisi ekstrem seperti musim kemarau, banyak warga yang bertahan hidup dengan menjadi TKI. Setelah sukses bekerja di luar negeri, area pekaranganpun dimanfaatkan secara berbeda utamanya diubah menjadi usaha berbasis rumah yang diikuti perubahan struktur dan bentuk permukiman.

Kata-kunci: pekarangan, kawasan karst, usaha berbasis rumah.

Halaman 15-20
Download PDF:
TI2013 03 p015-020 Sistem Pekarangan Permukiman Masyarakat di Kawasan Karst Jawa Timur