Irfan Nur Fadhilah1, Marcella Gandakusumah1, Marcellina Nathania Tjandra1, Agus Suharjono Ekomadyo

1 Mahasiswa Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
2 Dosen Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.

Email korespondensi: irfanzidan08@windowslive.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.i149

Abstrak

Desain secara umum merupakan suatu hasil dari proses berpikir kreatif seorang perancang pada seluruh bidang keilmuan, salah satunya arsitektur. Namun pada proses perancangannya, cara berpikir seorang perancang bagi sebagian orang masih dianggap sebagai sesuatu yang abstrak serta sulit untuk dipahami bagaimana proses pengambilan keputusan untuk sampai kepada hasil akhir sebuah desain. Karakteristik arsitek yang unik dan berbeda dari perancang lainnya perlu dipahami menggunakan alat bantu berupa teori desain yang tepat agar proses berpikir yang abstrak dapat diteliti secara ilmiah dan terstruktur. Berbagai aspek ditelaah melalui hasil desain berupa karya yang sudah pernah dirancang sehingga data dapat diolah secara representatif serta dapat disimpulkan menjadi suatu karakteristik yang valid. Penelitian ini menggunakan Teori Design Thinking oleh Bryan Lawson. Teori ini menceritakan mengenai desain sebagai sebuah proses, bagaimana proses itu bekerja, permasalahan dan solusi desain, serta langkah-langkah yang dapat diambil dari meng-identifikasi permasalahan desain hingga mencapai solusi untuk mengkaji karakteristik desain dari biro arsitektur Atelier riri sebagai objek penelitian yang mengedepankan prinsip sustainability pada karya yang dirancang.

Kata-kunci : perancangan, arsitektur, karakter, alur berpikir

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6.
I 149-160