Rumah Impian Mahasiswa

by

R. Kartika Abdassah*, Gustav Anandhita**, Mega Sesotyaningtyas***

*Program Studi Magister Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung
**Program Studi Magister Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung
***Program Studi Magister Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung

Abstrak

Kebutuhan manusia akan rumah yang diinginkan selalu berbeda, baik berdasarkan umur, jenis kelamin, pekerjaan, bahkan jumlah pendapatan. Jika menggunakan pendekatan psikologi, manusia memiliki kecenderungan ingin memiliki rumah yang damai, tenang, dan aman. Untuk lebih melihat kecenderungan ini, maka dilakukan penelitian mengenai rumah impian terhadap 20 responden mahasiswa magister arsitektur ITB 2013. Metode penelitian rumah impian ini adalah grounded theory, dengan pengumpulan data secara online melalui kuesioner yang bersifat open-ended. Sedangkan, metode analisis data yang digunakan adalah analisis data teks. Dari hasil analisis, didapatkan suatu temuan bahwa secara psikologis, responden cenderung menginginkan rumah dengan halaman luas beserta rumput hijau dan pohon rindang yang mengitari rumah, ukuran bangunan rumah sederhana yang nyaman namun tetap estetis, berada di dataran tinggi dan udara sejuk, serta memiliki ruang khusus yang dapat menunjang segala aktivitas ataupun hobi.

Kata-kunci : preferensi, rumah impian, mahasiswa

Halaman 29-34
Download PDF:
TI2013 01 p029-034 Rumah Impian Mahasiswa