Rumah Baca sebagai Representasi Pemikiran Arsitektur Achmad Tardiyana

by

Imam Adlin Sinaga, Nurul Aini, Jeumpa Kemalasari

Program Studi Magister Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung.

Abstrak

Achmad Tardiyana, atau yang dikenal dengan Apep, merupakan salah seorang arsitek Indonesia yang telah menjalani praktek arsitektur selama puluhan tahun. Tulisan ini berusaha memahami pemikiran arsitektur yang diyakini oleh Apep melalui perwujudan fisik karyanya, dalam hal ini Rumah Baca yang sekaligus merupakan kediaman pribadi Apep. Di dalam penulisan ini dilakukan serangkaian wawancara dengan Apep serta telaah literatur yang digunakan untuk membantu. Ada beberapa aspek yang menonjol pada rancangan rumah ini yang sekaligus merupakan perwujudan pemikiran arsitektur Apep. Diantaranya keberadaan ruang khusus yang difungsikan sebagai ruang baca bagi masyarakat sekitar, terkhusus anak-anak, menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan sosial sekitar. Apep juga memiliki kepedulian terhadap masalah keberlanjutan lingkungan. Dia berusaha menekan embodied energy pada rumahnya dengan menggunakan material yang mudah didapat di sekitar lokasi dan dalam jumlah seminimal mungkin. Rumah ini juga dirancang sedapat mungkin menghemat penggunaan energi seperti listrik dengan penggunaan skylight dan bukaan-bukaan yang memudahkan sirkulasi udara.

Kata-kunci : arsitektur, pemikiran, rumah baca

Halaman D 151-156
Download PDF :
IPLBI2016-D-151-156-Rumah Baca sebagai Representasi Pemikiran Arsitektur Achmad Tardiyana