Revitalisasi Situs Patirtan Watugede Singosari Melalui re-Implementasi Kosmologi Jawa

by

Junianto

Lab. Sejarah Arsitektur, Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Merdeka Malang.
Korespondensi: junianto@unmer.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.h030

Abstrak

Patirtan Watugede di Singosari Malang, merupakan situs bersejarah cukup penting, berupa pemandian ‘keputren’ kerajaan Singhasari. Kolam pemandian ini, merupakan bangunan suci, karena untuk mandi ritual, penyucian diri. Dari nilai historis, peninggalan bangunan Patirtan ini, menjadi signifikan, untuk menelusur kota kuno kerajaan Singhasari. Revitalisasi kawasan patirtan, dilakukan melalui kajian historis, eksplorasi konsep kosmologi Jawa, selanjutkan digunakan sebagai landasan desain pengembangan. Pada bagian gerbang kawasan Patirtan Watugede, dirancang mengadopsi ornamen ‘kalamakara’, bermakna sebagai ‘penjaga’ niat-niat buruk para pengunjung. Bangsal Paseban dirancang mengadopsi rumah tradisional Jawa, beratap “panggang pe”. Bangunan Anjungan meditasi, berada di tepi kolam pemandian, dirancang mengadopsi bangunan ‘tajuk’, yang bermakna sakral.

Kata-Kunci : bangunan, kosmologi, petirtan, revitalisasi

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, H 030-035
Download PDF