Respon Rumah Tradisional Suku Bajo terhadap Iklim Tropis

by

I Made Krisna Adhi Dharma1, Ainussalbhi Al Ikhsan2, La Ode Amrul Hasan3

1,2 Lab Kota dan Pemukiman/Urban Design-Perencanaan kawasan, Wilayah dan Perkotaan/Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik/Universitas Halu Oleo.
Lab Kota dan Pemukiman/Perencanaan Wilayah dan Perkotaan /Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik/Universitas Halu Oleo.
Korespondensi: krz.vista@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.h097

Abstrak

Desa Bajo Indah, Kabupaten Konawe Utara merupakan salah satu desa yang mayoritas penduduknya merupakan masyarakat dari suku Bajo. Suku Bajo yang terkenal sebagai pelaut yang handal telah lama dikenal hingga ke negara Asia Tenggara. Kebiasaan hidup masyarakat Bajo yang berpindah-pindah kini mulai mengalami perubahan seiring perubahan jaman dan kondisi lingkungan. Masyarakat Bajo kini telah tinggal menetap seperti yang terdapat pada pemukiman suku Bajo di Desa Bajo Indah, Kabupaten Konawe Utara yang memiliki iklim tropis. Kebiasaan mereka yang dahulu membuat rumah non permanen karena dipersiapkan untuk berpindah lokasi (melaut berpindah-pindah lokasi) kini harus berupaya merencanakan rumah tinggal untuk ditempati dalam waktu yang lama dan memerlukan penyesuaian terhadap kondisi iklim tropis di Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui bentuk respon rumah tradisional masyarakat Suku Bajo terhadap kondisi iklim tropis berdasarkan aspek-aspek iklim tropis pada bangunan. Malalui Metode Observasi dan Dokumentasi serta wawancara terhaap objek fisik bangunan melalui parameter dan indikator bangunan beriklim tropis pada kawasan pesisir serta melakukan wawancara terhadap penghuni (Suku Bajo) diketahui bahwa respon Rumah tradisional Suku Bajo terwujud dalam bentuk posisi arah orientasi rumah, model dan arah bukaan (pintu dan jendela), bentuk dan kemiringan atap serta aspek pemilihan material yang didominasi oleh bahan alami.

Kata-kunci : Suku Bajo, Iklim Tropis, Desa Bajo Indah, Konawe Utara

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, H 097-112
Download PDF