Reaksi Masyarakat Menghadapi Potensi Bencana Longsor Kecamatan Gunungpati

by

Indah Yuliasari

FTMIPA, program studi Arsitektur Universitas Indraprasta PGRI Jakarta.
Korespondensi: Yuliasari.wibowo@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.f021

Abstrak

Kecamatan Gunungpati merupakan daerah rawan longsor karena secara geologis daerah ini memiliki tanah yang labil dan perbukitan. Hutan sebagai penopang tanah pun terancam keberadaannya karena semakin luasnya pemukiman warga. Dalam hal ini manusia banyak dirugikan meskipun aktivitas manusia juga terdeteksi sebagai salah satu penyebab utama terjadinya bencana longsor. Untuk mengurangi kerugian yang mungkin ditimbulkan oleh bencana longsor di Gunungpati, perlu diketahui reaksi masyarakatnya sehingga prioritas sosialisasi dan intervensi dapat terarah dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengukur indeks kesiapsiagaan warga di 19 lokasi titik penelitian rawan bencana longsor. Gunungpati memiliki morfologi bervariasi yang berpotensi terhadap bencana tanah longsor. Daerah rawan longsor ini mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit baik sisi ekonomi sosial seperti bangunan (vihara, talud, rumah dan sebagainya) maupun nyawa manusia. Ketiga daerah ini berada di daerah dengan tingkat kerawanan cukup tinggi sehingga diprioritaskan untuk mendapatkan sosialisasi dan intervensi yang diperlukan.

Kata-kunci : Reaksi, sosialisasi, potensi bencana longsor

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, F 021-024
Download PDF