Preferensi Konsumen Apartemen di Kota Bandung

by

Diah Cahyani P.*, Ilhamdaniah*, Nitih Indra K.D*

* KBK Sejarah, Teori Arsitektur, dan Budaya Bermukim,  Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur, Universitas Pendidikan Indonesia

Abstrak

Keterbatasan lahan di pusat kota mendorong adanya kebutuhan untuk perumahan vertikal di daerah pusat kota dengan segala kemudahan fasilitasnya. Bandung saat ini tengah mengalami pertumbuhan hunian vertikal yang cukup signifikan. Pertumbuhan supply hunian vertical berbentuk apartemen ini terkait dengan demand  apartemen di Kota Bandung, baik itu oleh masyarakat kota Bandung sendiri maupun masyarakat dari kota lain yang berdekatan. Penelitian ini secara komprehensif akan melakukan pengukuran dan analisis terhadap aspek-aspek untuk mengukur preferensi masyarakat Kota Bandung terhadap apartemen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitiatif. Tujuan penelitian kuantitatif adalah mengembangkan serta menggunakan model-model matematis, teori-teori dan atau hipotesis yang berkaitan dengan fenomena yang akan diteliti, melalui pengukuran yang empiris dan juga sistematis (Kerlinger dalam Wardhani 2009). Aspek yang akan diukur adalah: (1)  tujuan membeli apartemen, (2) faktor yang mempengaruhi pertimbangan membeli unit apartemen, (3) luasan unit hunian ideal, (4) fasilitas yang diharapkan, (5) lokasi ideal, (6) harga unit, (6) Kecenderungan Total Pendapatan Per Bulan Terhadap Luasan Ideal, (7) Kecenderungan Lokasi Tempat Kerja Terhadap Lokasi Ideal, (8) Kecenderungan Lokasi Tempat Tinggal Terhadap Lokasi Ideal.

Kata Kunci: apartemen, lokasi, preferensi konsumen

Halaman 41-44
Download PDF:
TI2012-04-p041-044 – Preferensi Konsumen Apartemen di Kota Bandung