Praksis Desain Konservasi melalui Pendekatan Preseden Historis dan Strategi Desain Rasionalisme dengan Panduan Konsep Simbiosis: Studi Desain Gedung G.Kolff & Co Jakarta

by

Fani Yuliarita(1), Susilo Kusdiwanggo(2)

(1)Mahasiswa Program Sarjana, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Bina Nusantara.
(2)Laboratorium Teori Arsitektur, Jurusan Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Bina Nusantara.

Abstrak

Beragam bangunan cagar budaya banyak tersebar di beberapa tempat terutama di lingkungan urban. Secara teoritis, berbagai proses konservasi juga telah dirintis melalui upaya preservasi, restorasi, rekonstruksi, adaptasi, maupun revitalisasi. Namun dalam lingkungan praksis desain arsitektur, masih diperlukan panduan bagaimana mempraktekkan proses konservasi tersebut Tulisan ini bertujuan memaparkan salah satu pendekatan preseden historis dan strategi desain rasionalisme dengan panduan konsep simbiosis sebagai upaya implementasi dalam praksis desain konservasi. Penelitian ini menggunakan dua metode yang berjalan simultan yaitu preseden historis saat di lapangan dan strategi desain rasionalisme dengan panduan konsep simbiosis ketika di studio. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur preseden historis mampu menjadi arahan dalam riset konservasi. sementara itu, dalam proses desain (studio) diperlukan prosedur langkah-langkah strategi desain rasionalisme. Sedangkan konsep simbiosis masih perlu diuji kesahihannya melalui replikasi riset dan desain preseden pada kasus bangunan cagar budaya lainnya.

Kata-kunci : desain, konservasi, preseden, rasionalisme, simbiosis

Halaman I 185-188
Download PDF :
IPLBI2016-I-185-188-Praksis Desain Konservasi Melalui Pendekatan Preseden Historis dan Strategi Desain Rasionalisme dengan Panduan Konsep Simbiosis