Pola Permukiman Desa-Desa di Pulau Nusa Penida, Bali

by

I Kadek Merta Wijaya1, I Nyoman Widya Paramadhyaksa2, Ni Ketut Pande Dewi Jayanti3

1 Arsitektur, Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Warmadewa.
2,3 Arsitektur, Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana.
Korespondensi: amritavijaya@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.f031

Abstrak

Pulau Nusa Penida memiliki kondisi geografi dan geologi yang berbukit-bukit dan memiliki lapisan tanah yang tipis dan berbatu serta bagian utara dan timur pulau merupakan daerah pesisir. Nusa Penida memiliki latar belakang sejarah sebagai pulau pengasingan pada jaman Kerajaan Klungkung sehingga terdapat dua kelompok penduduk yang mendiami pulau tersebut yaitu penduduk asli dan penduduk pendatang. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi pola permukiman desa-desa di Pulau Nusa Penida melalui pendekatan kondisi fisik dan latar belakang sejarah. Metode yang dipergunakan adalah deskriptif kualitatif naturalistik dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan pemahaman konsep-konsep Nusa Penida. Metode analisis yang dipergunakan adalah induktif naturalistik melalui pendekatan empirik snesual, etik, emik dan logik. Temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu (1) pola permukiman yaitu organik dan kluster; (2) orientasi berkiblat pada kontur yang tinggi dan matahari terbit; (3) kondisi alam, latar belakang sejarah dan sistem kepercayaan mempengaruhi pola permukiman desa-desa di Nusa Penida.

Kata-kunci : kondisi alam, orientasi, pola permukiman, sejarah

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, F 031-037
Download PDF