Pola Pembelajaran Pewarisan Tradisi Arsitektur Berkelanjutan: Dari Etnoarsitektur ke Etnopedagogi

by

M. Syaom Barliana*, Nuryanto**, Diah Cahyani P. *

* KBK Sejarah, Teori Arsitektur, dan Budaya Bermukim,  Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur, Universitas Pendidikan Indonesia
** KBK Perancangan Arsitektur dan Kota,  Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur, Universitas Pendidikan Indonesia

Abstrak

Pembangunan yang eksploatatif telah melahirkan berbagai dampak yang membahayakan lingkungan dan kehidupan manusia. Karena itu, isu lingkungan telah menjadi isu populer dan aktual dalam satu dekade terakhir ini. Hal itu melahirkan berbagai upaya untuk menghasilkan solusi yang tepat bagi permasalahan lingkungan. Sekaitan dengan perancangan lingkungan buatan, salah satu konsep pemecahan masalah  itu adalah arsitektur berkelanjutan (sustainable architecture). Namun demikian, sustainable architecture bukan sekedar menyangkut persoalan teknologi-material, tapi juga menyangkut sikap budaya dan pendidikan. Pada masyarakat tradisional misalnya, sustainability terjadi bukan hanya dengan perwujudan artefaknya, namun lebih pada adanya kepercayaan atas nilai-nilai yang mendasarinya, yaitu penghargaan dan pemahaman untuk menjaga keselarasan alam.  Penelitian etnoarsitektur dan etnopedagogis ini secara komprehensif akan melakukan pengukuran dan analisis terhadap aspek teks, perilaku,  serta artefak. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, yang bukan saja berfokus pada proses (perilaku) tetapi juga pada artefak sebagai produk budaya ber-arsitektur.

Kata-kunci: arsitektur berkelanjutan,  arsitektur vernakular, etnoarsitektur, etnopedagogi

Halaman 117-120
Download PDF:
TI2012-09-p117-120 – Pola Pembelajaran Pewarisan Tradisi Arsitektur Berkelanjutan