Perubahan Tata Ruang Area Sekitar Pura Tambangan Badung

by

Anak Agung Kresna Mahadhipa

Perencanaan dan Manajemen Pembangunan Desa/Kota, Program Studi Magister Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana.
Korespondensi: kresna_mahadhipa@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.d014

Abstrak

Tata ruang dalam pusat kota pada umumnya terdapat bangunan pemerintahan dan bangunan kuil sebagai pusat ritual upacara keagamaan seperti relasi antara istana dengan kuil, keraton dengan masjid, dan puri dengan pura kerajaannya. Pura Tambangan Badung sebagai objek tinggalan bersejarah kota dan salah satu pura kerajaan yang ada di Kota Denpasar serta merupakan pura milik Puri Pemecutan yang saat ini cenderung mengalami perubahan baik secara mikro maupun makro tata ruang area sekitarnya. Area sekitar Pura Tambangan Badung pada masa lalu sangat disakralkan tetapi saat ini pembangunan sudah mulai mendekati Pura Tambangan Badung. Melalui penelitian ini nantinya akan ditelusuri aspek-aspek yang melatarbelakangi fenomena perubahan tersebut dan nilai-nilai kesakralan yang masih dipertahankan sampai saat ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan penting kepada Pemerintah Kota Denpasar dalam usaha mempertahankan dan melestarikan keberadaan pura kerajaan yang merupakan elemen dalam tata ruang kota. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berparadigma rasionalistik dengan pendekatan historis.

Kata-kunci : keraton, kuil, pura kerajaan, puri, ritual

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, D 014-019
Download PDF