Perubahan Fisik Spasial terhadap Kriminalitas di Perkotaan

by

Firdaus

Program Studi Ilmu Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.
Korespondensi: firdaus_plano@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.c021

Abstrak

Fenomena sosial yang terjadi di Kota-kota besar di dunia ketika ruang (space) yang berkembang secara cepat dan di kuasai oleh para ”kapitalis” maka bermunculan pula daerah-daerah marjinal yang sangat rentan dengan permasalahan sosial dan prilaku negatif masyarakat. Kondisi atau kualitas kehidupan yang serba marjinal dan kekurangan ternyata mengakibatkan semakin banyaknya penyimpangan perilaku penduduk penghuninya. Terjadinya perilaku menyimpang ini karena sulitnya mencari atau menciptakan pekerjaan sendiri dengan keahlian dan kemampuan yang terbatas, selain itu juga karena menerima kenyataan mengenai kehidupan di kota tidak sesuai dengan impiannya yang ternyata tidak dapat memperbaiki kehidupan mereka. Daya tarik yang menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk ke pusat-pusat kota, antara lain karena kota sebagai pusat pelayanan dengan berbagai kelengkapan fasilitasnya. Namun demikian kenyataan menunjukkan bahwa pertambahan penduduk yang relatif cepat di Kelurahan Rappocini tidak dapat diimbangi dengan perkembangan sarana dan prasarana kehidupan sosial ekonominya, sehingga mengakibatkan terjadinya berbagai tindakan kriminalitas berupa kejahatan, pelanggaran norma sosial dan hukum oleh masyarakat lokal maupun masyarakat pendatang.

Kata-kunci : kapitalis, kriminalitas, marjinal, prilaku

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, C 021-028
Download PDF