Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Lingkungan Permukiman Studi Kasus: Kampung Pelesiran, Tamansari, Bandung

by

Nurfadhilah Aslim, Ita Roihanah, Christy Vidiyanti, Hibatullah Hindami

Mahasiswa Magister, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), ITB

Abstrak

Kualitas lingkungan merupakan salah satu aspek yang penting untuk diteliti, terutama pada kawasan permukiman padat di perkotaan. Salah satu permukiman kampung kota yang bersinggungan dengan pusat fasilitas dan infrastruktur Kota Bandung adalah permukiman Tamansari, khususnya Kampung Plesiran. Penelitian ini dilakukan agar dapat diketahui nilai kualitas lingkungan permukiman berdasarkan persepsi penghuni permukiman. Penelitian ini menggunakan metoda analisis kualitas (PP) secara perseptual, dengan pendekatan HMR (Hierarchical Multiple Regression), dimana penghuni diminta menilai lingkungan berdasarkan nilai kepuasan dan gangguan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas lingkungan permukiman Kampung Pelesiran dinilai Baik melalui persepsi penghuni berdasarkan tingkat kepuasan tinggal di lingkungan dan dinilai Cukup Baik berdasarkan kualitas atribut yang terdapat di dalamnya, dikarenakan terpenuhinya empat dari tujuh atribut lingkungan, diantaranya aspek ketersediaan fasilitas publik, aspek aksesibilitas dan konektivitas, aspek interaksi sosial, dan aspek ketenangan dan kesenangan.

Kata-kunci: Kualitas, Lingkungan, Persepsi

Halaman 13-18
Download PDF:
TI2014 E p013-018 Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Lingkungan Permukiman Studi Kasus Kampung Pelesiran Tamansari Bandung