Persepsi Masyarakat terhadap Konsep Bangunan Pintar sebagai Usaha Penghematan Energi

by

Bayu Andika Putra

Program Studi Magister Arsitektur, Rancang Kota, Lansekap dan Program Doktoral Arsitektur ITB.

Abstrak

Bangunan pintar atau yang populer disebut sebagai smart building adalah salah satu bukti perkembangan teknologi mampu menjawab isu pemanfaatan dan efisiensi energi. Beberapa negara maju telah menerapkan sistem Bangunan Pintar. Indonesia pun saat ini tengah mempersiapkan platform Bangunan Pintar. Platform ini masih akan diaplikasikan dalam lingkup kecil, yaitu pada penerapan di gedung-gedung perkantoran. Sedangkan implikasinya terhadap masyarakat masih dipertanyakan. Penelitian ini bertujuan ingin mengungkap temuan terkait persepsi masyarakat tentang konsep Bangunan Pintar sebagai usaha dalam penghematan energi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis data teks (content analysis) berdasarkan kuesioner on-line yang disebar kepada masyarakat umum yang berisi pertanyaan terbuka mengenai usaha penghematan energi yang biasa dilakukan dan persepsi pribadi mengenai konsep Bangunan Pintar. Dari hasil penelitian didapat bahwa masyarakat sudah mengenal konsep Bangunan Pintar dan mengerti manfaatnya apabila diterapkan di tempat mereka masing-masing. Sektor pencahayaan menjadi sasaran utama dalam menghemat energi. Ditemukan pula pola perbedaan tingkat pemahaman berdasarkan latar belakang profesi.

Kata-kunci : bangunan pintar, persepsi masyarakat, usaha hemat energi

Halaman D 117-122
Download PDF :
IPLBI2016-D-117-122-Persepsi Masyarakat Terhadap Konsep Bangunan Pintar sebagai Usaha Penghematan Energi