Persepsi Masyarakat tentang Penggunaan Energi dalam Rumah Tinggal Berdasarkan Profesi

by

Aldissain Jurizat(1), Maulani Faradina(1), Hanson E. Kusuma(2)

(1) Program Studi Magister Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung.
(2) Kelompok Keilmuan Perancangan Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung.

Abstrak

Interaksi sosial memiliki peran penting dalam proses transfer pengetahuan antar individu seperti yang terjadi dalam lingkungan pekerjaan. Masing-masing profesi memiliki sudut pandang yang berbeda dalam merespon suatu isu yang telah atau masih berkembang di masyarakat. Salah satu isu tersebut adalah penggunaan energi dalam rumah tinggal. Hal ini karena sektor perumahan me-nyumbang 33,2% penggunaan energi di Indonesia. Oleh karena itu, efisiensi energi dalam rumah tinggal harus dilakukan oleh setiap individu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presepsi masyarakat terhadap efisiensi penggunaan energi dalam bangunan rumah tinggal dan keterkaitannya berdasarkan profesi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online dan dianalisis menggunakan content analysis. Dari hasil analisis tersebut diperoleh dua kategori cara efisiensi penggunaan energi, yaitu: (1) merespon energi alami dan (2) efisien menggunakan energi sekunder. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden lebih dominan memilih kategori 2. Profesi yang lebih cenderung memilih kategori ini adalah engineer, mahasiswa, pegawai dan tenaga kesehatan.

Kata-kunci : konsumsi energi, energi alami, energi sekunder, rumah tinggal, profesi

Halaman H 061-066
Download PDF :
IPLBI2016-H-061-066-Persepsi Masyarakat tentang Penggunaan Energi dalam Rumah Tinggal Berdasarkan Profesi