Permasalahan Regulasi Keselamatan Kebakaran dan Penerapannya di DKI Jakarta

by

Lily Tambunan1, Stefani N. Sabatini2, Tamya M. Kasman3

1 Lab. Teknologi Bangunan, Program Studi Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
2 Lab. Perancangan Arsitektur, Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Kristen Duta Wacana.
3 Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perancangan, Universitas Gunadharma
Korespondensi: lily@ar.itb.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.b053

Abstrak

Perlindungan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan khususnya pada gedung tinggi merupakan syarat yang mutlak dipenuhi mengingat besarnya risiko kebakaran pada jenis bangunan tersebut. Pemerintah DKI Jakarta telah menyusun regulasi keselamatan kebakaran sebagai salah satu syarat perizinan pembangunan gedung. Meskipun demikian dalam implementasi regulasi di lapangan masih banyak hambatan yang mengakibatkan lambatnya proses perizinan sehingga fungsi regulasi menjadi tidak efektif. Studi ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan terkait dengan substansi dan mekanisme pelaksanaan peraturan keselamatan kebakaran di DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara dalam bentuk Focus Group Discussion bersama pemangku kepentingan. Hasil rekaman wawancara dianalisis secara kualitatif dan opini-opini dikelompokkan berdasarkan konten permasalahannya. Hasilnya, permasalahan regulasi keselamatan kebakaran gedung di DKI Jakarta dan penerapannya dapat dibagi menjadi tiga kategori yakni kinerja institusi, substansi regulasi, dan mekanisme penerapan regulasi.

Kata-kunci : gedung tinggi, implementasi, keselamatan kebakaran, regulasi

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, B 053-056
Download PDF