Nurfaizah Raihana Wahyullah 1, Nia Rachmawati 2

1,2 Program Studi Arsitektur Universitas Pancasila

Email korespondensi: raihananurfaizah@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.9.d149

Abstrak

Bermain bagi anak adalah melakukan kegiatan untuk bersenang- senang, menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan kreativitas anak, dan dapat berupa wadah edukasi yang menarik serta menghibur bagi anak. Perkembangan kreativitas menjadi kerangka fisik, sosial, dan komunikasi bagi anak. Kegiatan bermain tersebut terdiri dari kegiatan bermain aktif dan pasif. Salah satu faktor terpenting dalam terlaksananya kegiatan bermain tersebut dengan tersedianya fasilitas bermain yang ramah juga mengedukasi bagi anak. Untuk mewujudkan fasilitas bermain edukasi yang ramah bagi anak, maka diciptakan sebuah lingkungan yang dapat merespon pola perilaku anak dengan memberi rasa aman dan nyaman baik dari segi motorik maupun psikis sehingga dapat menjadi stimulus bagi anak dalam mengembangkan kreativitasnya. Di tengah perkembangan yang saat ini terjadi di kota-kota besar, seperti Makassar, masih minimnya fasilitas bermain edukasi anak yang bersistem komersil berada di dalam sebuah bangunan bagi anak. Fasilitas bermain anak tersebut dapat diwujudkan dengan perancangan sebuah bangunan bermain edukasi bagi anak bersistem komersil yang ramah serta nyaman. Didasari dengan metode triangulasi yaitu gabungan antara metode kuantitatif dan kualitatif. Keduanya saling melengkapi sehingga menghasilkan hasil penelitian yang memperhitungkan kebutuhan fasilitas bermain bagi anak didasari gambaran umum dan data literasi lapangan sehingga dapat terbentuknya kelengkapan fasilitas edukasi bagi anak untuk bermain dan beraktifitas dengan aman dan juga nyaman.

Kata-kunci : bangunan permainan edukasi, ramah anak, kota Makassar

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 9.
D149-D156