Peran Ruang Komunal terhadap Keberlanjutan Sosial Studi Komparasi Perumahan Terencana dan Perumahan Tidak Terencana

by

Stirena Rossy Tamariska1, Anastasia Astrid Ronauly2, Mochammad Suva Nugraha3, Annisa Zakira Fillah4, Tymar Nurhasan5

1,2,3,4,5 Mahasiswa Program Studi Magister Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung.
Korespondensi: stirenarossy@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.e039

Abstrak

Pembangunan berkelanjutan didasari oleh tiga pilar yaitu ekonomi, sosial dan lingkungan atau ekologis. Aktivitas interaksi sosial yang terjadi di ruang komunal menjadi salah satu indikator terhadap keberlanjutan sosial. Ruang komunal di dalam kota ada secara terencana atau tidak terencana. Akan ada peran masing-masing dari ruang komunal baik yang terencana ataupun tidak terencanaberdasarkan aktivitas dan keseharian. Ruang komunal dengan intensitas penggunaan tinggi, dalam mempertahankan eksistensinya dipengaruhi oleh bagaimana penggguna memanfaat-kan ruang-ruang tersebut sebagai ruang komunal. Kebutuhan ruang komunal timbul berdasarkan sebuah kesadaran bahwa interaksi sosial merupakan bagian dari kebutuhan keseharian. Masing-masing ruang komunal memiliki peran terhadap keberlanjutan sosial karena pada Ruang Komunal baik yang terencana maupun tidak terencana terdapat aktivitas sosial. Peran sosial Ruang Komunal di Perumahan Terencana sebagian besar diakomodasi dari aktivitas kesehatan, sedangkan peran sosial Ruang Komunal Perumahan Tidak Terencana sebagian besar diakomodasi dari aktivitas ekonomi.

Kata-kunci : Aktivitas Sosial, Keberlanjutan Sosial, Ruang Interaksi, Ruang Komunal, Sosial

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, E 039-046
Download PDF