Penilaian Lanskap Kota Medan untuk Pengembangan Wisata Sejarah

by

Fariz Harindra Syam1, Nurhayati2, Hadi Susilo Arifin

1 Konsentrasi Arsitektur Lanskap, Program Studi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pembangunan Panca Budi.
2,3 Lab.Manajemen Lanskap, Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Email korespondensi: farizharindrasyam@dosen.pancabudi.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.8.b018

Abstrak

Kota Medan merupakan ibukota Provinsi Sumatera Utara yang terletak di pesisir timur Sumatera Utara. Cikal bakal Kota Medan sudah ada sejak tahun 1590. Saat ini, terdapat banyak objek sejarah di pusat Kota Medan, namun tidak banyak yang diketahui oleh masyarakat dan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai potensi wisata sejarah di kawasan bersejarah Kota Medan. Metode yang digunakan antara lain pemetaan, penilaian keaslian dan keunikan lanskap sejarah dan penilaian faktor pendukung wisata untuk menghasilkan nilai potensi wisata sejarah. Penilaian dilakukan di enam kawasan bersejarah Kota Medan yaitu Kawasan Kesawan, Kawasan Istana Maimun, Kawasan Polonia, Kawasan Kampung Madras, Kawasan Kota Lama Labuhan Deli, dan Kawasan Pulo Brayan. Hasil penilaian keaslian dan keunikan lanskap sejarah menunjukkan bahwa Kawasan Kesawan, Kawasan Istana Maimun, dan Kawasan Polonia memiliki nilai keaslian dan keunikan lanskap sejarah yang tinggi. Penilaian faktor pendukung wisata menghasilkan Kawasan Kesawan dan Kawasan Istana Maimun memiliki nilai tertinggi.

Kata-kunci : wisata sejarah, kota pusaka, lanskap sejarah, pemetaan sejarah, nilai sejarah

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 8, B 018-023
Download PDF