Penggunaan Atap Datar Beton pada Kawasan Tropis Lembab

by

Zuraihan1, Nova Purnama Lisa2

Program Studi Arsitektur, Universitas Almuslim Bireuen Aceh.
Program Studi Arsitektur, Universitas Malikussaleh Lhokseumawe Aceh.
Korespondensi: re_ars00@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.h091

Abstrak

Perubahan style arsitektur pada konsep bangunan yang melawan iklim menjadi kajian menarik untuk dijadikan acuan perancangan bangunan di daerah tropis lembab. Tujuan penelitian ini meng-identifikasi pengaruh style bangunan atap datar beton dan atap dome pada daerah tropis apakah memiliki nilai efisiensi perawatan maupun fungsional dan estetika, begitupun terhadap konteks iklim setempat. metode yang digunakan metode kualitatif, (Creswell, 2008) dengan kategori sifat penelitian deskriptif (Groat & Wang, 2002). Berdasarkan hasil survey pada kantor pemerintah Kabupaten bireuen dapat disimpulakan titik rembesan air pada titik A dan C dari lantai I, II dan III berasal dari rembesan atap dome, rembesan air pada titik B berasal dari rembesan talang air dan Titik D  dan E rembesan air berasal dari jendela dan koridor yang tanpa penaungan.

Kata-kunci : atap datar, atap kubah, Kantor Pemerintahan, Iklim tropis lembab

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, H 091-096
Download PDF