Penggunaan Alat Tangkai Bercabang untuk Mendeteksi Air Bawah Tanah Penyebab Longsor

by

Etty E. Listiati, Tri Hesti Mulyani

Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Katolik Soegijapranata.

Abstrak

Bencana longsor yang terjadi di Perumahan Trangkil pada tahun 2014, selain disebabkan oleh adanya hujan deras yang mengguyur di daerah tersebut, juga disebabkan oleh adanya jenis tanah lempung yang bersifat licin kalau kena air. Penelitian yang telah dilakukan merupakan penelitian tentang aliran air bawah tanah penyebab longsor di Perumahan Trangkil Semarang, yang merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang juga melihat adanya bencana longsor di perumahan Trangkil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adanya aliran bawah tanah penyebab longsor di Perumahan Trangkil. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif, yang bersifat menjelaskan data, hasil pengamatan/penelitian dan wawancara yang telah dilakukan. Salah satu alat penelitian yang digunakan adalah alat tangkai bercabang. Alat tersebut merupakan alat pendeteksi adanya aliran air bawah tanah (radiasi teristis). Dengan penggunaan alat tangkai bercabang, maka dapat dipastikan bahwa di perumahan Trangkil terdapat aliran air bawah tanah.

Kata-kunci : aliran, air, bercabang, longsor, tanah

Halaman H 141-148
Download PDF :
IPLBI2016-H-141-148-Penggunaan Alat Tangkai Bercabang untuk Mendeteksi Air Bawah Tanah Penyebab Longsor