Pengembangan Tata Ruang dan Pelestarian Sumber Daya Ekonomis dan Ekologis Kawasan Danau Limboto – Gorontalo

by

Rahmat Firdaus Bouty1, Suparwoko2

1 Mahasiswa, Magister Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia.
2 Dosen, Magister Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia.
Korespondensi: 17922002@students.uii.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.a044

Abstrak

Indonesia memiliki 840 danau alami berjumlah 7.103 km2. Danau berfungsi sebagai keseimbangan ekologi dan memiliki potensi ekonomi yang tinggi untuk menyokong pertumbuhan ekonomi. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 memutuskan bahwa eksistensi danau adalah salah satu prioritas nasional. Danau Limboto merupakan bagian dari 15 danau prioritas nasional dimana Danau Limboto ini memiliki permasalahan pendangkalan dikarenakan tidak adaya pelestarian kawasan danau oleh masyarakat sekitar seperti penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan serta tumbuhnya eceng gondok. Tujuan penelitian ini mengembangkan potensi sumber daya ekologis dan ekonomi serta daya tarik wisata. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu probability sampling – simple random sampling. Analisis data dalam penelitian ini yakni dengan mengatur, mengurutkan, mengkategorikan serta mengelompokan data yang terkumpul. Hasil dan temuan dari peneltian ini bahwa pelestarian kawasan danau sangat diperlukan untuk menyelamatkan potensi yang dimiliki serta merupakan sumber air utama kawasan yang menjadikan danau ini sebagai muara dari 23 anak sungai.

Kata-kunci : Danau, Ekologis, Ekonomis, Pelestarian dan Pengembangan.

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, A 044-049
Download PDF