Pengembangan Daya Tarik Wisata berbasis Ekowisata di Aek Nauli Indonesia

by

Nurlisa Ginting1, Erni Triska2

1Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara, Jalan Perpustakaan, Kampus USU Gedung D, Padang Bulan, Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20155, Indonesia
2Kelompok Kerja Pariwisata Kawasan Danau Toba dan Pariwisata Berkelanjutan, Universitas Sumatera Utara

Email korespondensi: ernitriska9@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.8.b091

Abstrak

Pengembangan pariwisata diperlukan karena pariwisata dapat meningkatkan pendapatan di suatu daerah. Ekowisata adalah jenis pariwisata baru yang bertanggung jawab terhadap alam, masyarakat, dan lingkungan. Ekowisata lebih menarik minat wisatawan karena selain memberikan pengalaman wisata alam, wisatawan juga belajar untuk melestarikan alam dan ekowisata juga melibatkan masyarakat. Hutan alam Aek Nauli telah dibuka untuk umum sejak 2011, namun pariwisata ini tidak berkembang walaupun banyak daya tarik potensial dapat ditemukan di sini. Penelitian ini dianalisis oleh faktor daya tarik wisata yaitu daya tarik alam, daya tarik budaya dan jenis daya tarik khusus dan memfokuskan pada konservasi sebagai salah satu unsur dari ekowisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi potensi-potensi dari kawasan Aek Nauli yang dapat dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara dengan responden utama. Hasil dari penelitian ini adalah konsep pengembangan potensi objek wisata di Aek Nauli.

Kata-kunci: daya tarik, ekowisata, Aek Nauli

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 8, B 091-101
Download PDF