Pengaruh Temperatur Udara terhadap Kenyamanan Termal di Ruang Studio Program Studi Arsitektur di Universitas Khairun

by

Tayeb Mustamin1, Andi alauddin2, Ramli Rahim3, Baharuddin4, Rosadi Mulyadi5

1 Laboratorium Sains dan Teknologi Bangunan / Fakultas Teknik/ Arsitektur, Universitas Khairun.
2 Laboratorium Sains dan Teknologi Bangunan/Fakultas Teknik/ Arsitektur, Universitas Tompotika.
3 Laboratorium Sains dan Teknologi Bangunan/ Fakultas Teknik/Sekolah Arsitektur, Universitas Hasanuddin
Email : m.tayebmustamin@unkhair.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.8.D028

Abstrak

Kenyamanan bangunan salah satunya dapat ditinjau dari perpindahan termal yang terjadi dalam bangunan tersebut.  Ruang studio akhir dan ruang studio perancangan merupakan ruang yang menggunakan ventilasi alami dimana kondisi ruangan tersebut dipengaruhi secara langsung kondisi di dalam ruangan pagi, siang dan sore. Alat  Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik data temperatur udara di dalam bangunan. Pengolahan dan penyusunan data mengikuti standar Panduan dari IDMP (International Daylight Measurement Programme). Data dikelompokkan dalam bentuk:  harian, pelaksanaan waktu kuliah dari pukul 08.00 sampai pada pukul 16.00, berdasarkan interval waktu setiap 30 menit. Hasil akhir disajikan dalam bentuk tabel dalam urutan: nilai rata-rata, standar deviasi, jumlah data, nilai maksimum, dan nilai minimum. Bentuk lainnya diperlihatkan dalam grafik/gambar fluktuasi yang menunjukkan nilai rata-rata, standar deviasi, nilai maksimum, dan nilai minimum, dilengkapi garis persamaan polynomial dari nilai rata-rata dan nilai koefisien korelasi data dari persamaan yang dihasilkan (R). Hasil penelitian menunjukkan karakteristik temperatur udara dalam ruangan pada bulan Juli 2018 dengan nilai temperatur udara maksimum tertinggi terjadi pada pukul 14.01 sampai pukul 14.30 sebesar 34.41oC. Hasil analisis berikutnya menunjukkan tingkat kesesuaian data dengan zona kenyamanan termal berdasarkan SNI (Standar Nasional Indonesia).

Kata-kunci : temperatur udara, kenyamanan termal, ruang studio

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 8, D 028-035
Download PDF