Pengaruh Sudut Kemiringan Atap Bangunan dan Orientasinya terhadap Kualitas Termal

by

Hicma Edwin Rosadi*, Nurdin Rismansyah*, Fahmi Fuad*, Ernaning Setiyowati*

*Sains Bangunan, Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstrak

Kondisi termalĀ  yang tidak nyaman pada bangunan banyak dikeluhkan oleh penghuni karena pemilihan sudut kemiringan atap yang tidak sesuai dengan iklim sekitar, sehingga membuat bangunan tidak mencapai kenyaman termal yang diharapkan. Tujan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai suhu yang dihasilkan dari sudut kemiringan atap yang ditetapkan dan untuk mengetahui sudut kemiringan yang dapat menghasilkan kenyamanan termal dalam sebuah bangunan. Penelitian ini menggunakan simulasi dengan menggunakan program Ecotech dalam menentukan suhu yang dihasilkan dari tiap sudut kemiringan atap yang sering digunakan seperti 350, 450 dan 550. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan sistem perbandingan. Hasil yang diperoleh adalah semakin besar sudut kemiringan atap semakin dingin suhu yang dihasilkan didalam ruangan dan sudut 450 dengan arah hadap timur barat merupakan sudut kemiringan atap yang ideal untuk menghasilkan kenyaman termal pada bangunan.

Kata-kunci: kemiringan atap, orientasi atap, kenyamanan termal

Halaman 93-96
Download PDF:
TI2012-06-p093-096 – Pengaruh Sudut Kemiringan Atap Bangunan dan Orientasinya terhadap Kualitas Termal