Pengaruh Pergeseran Rumah Panggung terhadap Meningkatnya Penderita ISPA di Kecamatan Tamansari, Bogor

by

Atie Ernawati, Rita Laksmitasari

Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indraprasta PGRI.

Abstrak

Perubahan gaya hidup masyarakat di kecamatan Tamansari Bogor berpengaruh pada bergesernya konsep hunian yang semula tradisonal sunda menjadi modern. Pergeseran dalam memahami kearifan lokal ini ternyata berimbas pada menurunnya kesehatan masyarakat yang semula tinggal di rumah panggung menjadi di atas tanah. System sanitasi yang buruk pun menjadi salah satu penyebabberjangkitnya penyakit ISPA. Melalui metode survey data diperoleh untuk dianalisa secara kuantitatif dan diuji dengan chi kuadrat. Variabel terikat pada penelitian ini adalah penderita ISPA, sedangkan variabel bebas adalah rumah non panggung dengan sub variabel bebas adalah sanitasi fisik bangunan.Hasil analisis menunjukkan rumah panggung memiliki sanitasi yang lebih baik, walaupun secara fisik bangunan modern memiliki konstruksi yang lebih baik. Hal ini dibuktikan dengan nilai X2 hitung > X2 tabel atau 15,57>6,632 pada taraf nyata 1% maka Ho ditolak, berarti adanya pengaruh yang signifikan akibat pergeseran rumah panggung terhadap peningkatan penderita ISPA. Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat menekan angka penderita ISPA dan melestarikan arsitektur tradisional sunda tanpa harus ketinggalan akan perkembangan arsitektur modern.

Kata-kunci: ispa, panggung,rumah, Bogor.

Halaman 1-5
Download PDF:
TI2013 06 p001-005 Pengaruh Pergeseran Rumah Panggung terhadap Meningkatnya Penderita ISPA