Pengaruh Pencahayaan pada Bangunan di Malam Hari terhadap Pembentukan Persepsi Pengguna Jalan di Kawasan Retail Kota Semarang  

by

Bayu Widiantoro(1), Robert R. Widjaja(2), Adi Nugroho(3)

(1)Komunikasi dan persepsi Visual, Desain Komunikasi Visual, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Unika Soegijapranata.
(2)Desain dan Arsitektur, Desain Komunikasi Visual, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Unika Soegijapranata.
(3)Komunikasi Visual, Desain Komunikasi Visual, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Unika Soegijapranata.

Abstrak

Kota Semarang merupakan salah satu kota yang terletak di pantai pesisir Utara pulau Jawa. Kota yang awalnya nyaman untuk berkegiatan baik di pagi atau malam hari, saat ini menjadi tidak nyaman, karena beberapa daerah perdagangan yang semula digunakan sebagai tempat tinggal dan nyaman dengan tingkat penerangan yang baik, saat ini menjadi gelap dan tidak nyaman lagi untuk digunakan beraktifitas. Tujuan yang akan dicapai dalam tulisan ini adalah untuk melihat faktor yang membuat kondisi lingkungan menjadi tidak nyaman pada malam hari untuk beraktifitas. Hal ini mengingat masyarakat kota saat ini banyak yang membutuhkan tempat yang nyaman untuk beraktifitas bukan hanya di pagi siang atau sore hari. Adapun metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan survey lapangan dan mengadakan wawancara dengan penduduk setempat serta beberapa orang yang terbiasa untuk melewati daerah pengamatan.

Kata-kunci : fasade, kenyamanan pengguna jalan, retail, pertokoan

Halaman D 023-030
Download PDF :
TI2015-D-023-030-Pengaruh Pencahayaan pada Bangunan di Malam Hari