Pengaruh Konfigurasi Jendela terhadap Konsentrasi CO2 di Dalam Ruang Kelas

by

Basaria Talarosha

Laboratorium Teknologi Bangunan/Sains Bangunan, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
Korespondensi: basaria@usu.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.g001

Abstrak

Jendela tipe gantung atas memiliki performa paling buruk dalam menetralkan konsentrasi CO2 ruangan yang menggunakan sistem ventilasi alami, sementara sekolah dasar negeri di kota Medan umumnya menggunakan jendela tipe tersebut dengan berbagai konfigurasi. Studi bermaksud meneliti konsentrasi CO2 pada tiga ruang kelas yang menggunakan tipe jendela gantung atas dengan konfigurasi yang berbeda. Konsentrasi CO2 udara di dalam dan luar ruang setiap obyek studi dimonitoring secara bersamaan selama dua hingga delapan hari sepanjang waktu belajar. Data digunakan untuk mengestimasi nilai ventilasi masing-masing ruangan. Studi membuktikan bahwa nilai median konsentrasi CO2 di dalam ruang kelas semua obyek studi tidak melampauiĀ  ambang batas yang diijinkan untuk kesehatan (1000 ppm), sekalipun estimasi nilai ventilasi menunjukkan nilai nol (0). Konfigurasi bukaan tidak signifikan berpengaruh pada nilai ventilasi maksimum di dalam ruang kelas namun berpengaruh pada nilai minimum dan median ventilasi (liter/detik per orang). Bukaan dengan konfigurasi ventilasi permanen pada dinding sisi koridor dan jendela gantung atas dengan ventilasi horisontal permanen pada sisi dinding lainnya memiliki nilai ventilasi paling buruk.

Kata-kunci : konfigurasi jendela, konsentrasi CO2, ruang kelas

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, G 001-010
Download PDF