Pengaruh Keberadaan Musala di dalam Rumah terhadap Intensitas Ibadah Bersama Keluarga Muslim

by

Jeumpa Kemalasari

Program Studi Magister Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung.

Abstrak

Kehidupan seorang muslim tidak terlepas dari kegiatan beribadah. Dikarenakan kewajiban untuk beribadah secara kontiniu, maka kebutuhan ruang hunian untuk masyarakat muslim bertambah dari kebutuhan ruang pada umumnya. Musala di dalam rumah merupakan salah satu contohnya. Namun dikarenakan tidak adanya anjuran khusus yang mewajibkan menyediakan musala di dalam rumah dan kegiatan ibadah dapat dilakukan dimana saja, maka tidak semua muslim menyediakannya. Penyediaan Musala di dalam rumah pada umumnya dijadikan ‘doa’ untuk lebih giat beribadah secara bersama-sama dengan keluarga, seperti salat berjamaah atapun mengaji bersama. Untuk itu penelitian ini ingin melihat fakta dari pengaruh yang diakibatkan oleh adanya musala terhadap intensitas ibadah bersama di dalam rumah. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan metode analisis distribusi. Temuan dari penelitian ini cenderung mengungkapkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dalam intensitas beribadah bersama keluarga muslim yang memiliki musala di dalam rumahnya.

Kata-kunci : intensitas beribadah keluarga, keberadaan mushola, penelitian kuantitatif

Halaman D 087-090
Download PDF :
iplbi2016-d-087-090-pengaruh-keberadaan-musala-di-dalam-rumah-terhadap-intensitas-ibadah-bersama-keluarga-muslim