Pengaruh Bauhaus terhadap Seorang Arsitek Konservatoris

by

Adela Amandari1, Muhammad Barkah2, Ajibayu Triantoro3, Fadhilah S. Putri4, Nadhira A. Qatrunnada5, Agus Suharjono Ekomadyo6

1,2,3,4,5 Mahasiswa Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
6Dosen Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
Email korespondensi: adelaamandari@students.itb.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.8.e009

Abstrak

Han Awal adalah salah satu arsitek Indonesia yang membangun karier sebagai praktisi arsitektur, lalu mengabdi sebagai pendidik dan arsitek konservatoris. Membawa semangat modernisme, banyak karyanya yang mendapat penghargaan baik nasional maupun internasional, khususnya dalam pemugaran bangunan – bangunan bersejarah. Tulisan ini bertujuan untuk mencari benang merah dari proses merancang Han Awal sebagai seorang konservatoris dan sebagai seorang desainer. Telaah dilakukan dengan menggunakan kerangka How Designers Think dari Lawson (1990), tahapan desain seorang Han Awal menggambarkan bagaimana ia merancang baik menginterpretasikan bangunan – bangunan bersejarah yang akan dipugar maupun merancang bangunan yang memang tidak ada sebelumnya.

Kata-Kunci : how designers think, konservatoris, modernisme.

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 8, E  009-016
Download PDF