Penerapan Teori Topografi pada Lanskap Arsitektur Selasar Sunaryo

by

Dadang Hartabela

Magister Arsitektur, Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.

Abstrak

Penerapan suatu teori dalam sebuah rancangan arsitektur merupakan sesuatu hal yang dapat ditelusuri keberadaannya untuk mengetahui mengapa suatu karya arsitektur berpengaruh dalam kehidupan masyarakat secara signifikan. Begitu pula dengan rancangan arsitektur Selasar Sunaryo yang cukup menarik perhatian masyarakat. Diduga rancangannya menggunakan teori Topografi yang dijelaskan oleh Gregotti (1966) dan McHarg (1971). Teori ini menjelaskan bahwa hubungan antara manusia (man-made form) dan alam (earth/nature) sudah seharusnya saling menguntungkan. Tulisan ini berusaha menunjukkan adanya penerapan teori topografi di dalam rancangan arsitektur Selasar Sunaryo tersebut. Data diperoleh dari observasi dari beberapa buku dan artikel yang berupa data teks dan data gambar. Sedangkan data dianalisis menggunakan analisis dekriptif yang menguraikan data teks dan data gambar dengan mengidentifikasi ciri atau karakteristik objek berdasarkan teori yang digunakan. Hasil penelitian ditemukan bahwa teori Topografi ini benar diterapkan dan bahkan menjadi konsep di berbagai konteks, yaitu pada pemanfaatan kontur lahan, konsep desain ruang, bahkan pada detail lanskapnya.

Kata-kunci : teori topografi, selasar sunaryo, galeri seni, man-made form, earth, nature

Halaman A 075-078
Download PDF :
iplbi2016-a-075-078-penerapan-teori-topography-pada-lanskap-arsitektur-selasar-sunary