Penerapan Konsep Rumah Tinggal Hijau Greenship Homes pada Tipe Rumah Tinggal  Terencana di Semarang

by

VG Sri Rejeki1, MD. Nestri Kiswari2, Ratih Dian Saraswati3

1 Magister Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain, Unika Soegijapranata, Semarang
2,3 Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain, Unika Soegijapranata, Semarang
Korespondensi: vege@unika.ac.id ; srejeki.aja@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.f114

Abstrak

Perkembangan pembangunan dalam bidang Arsitektur pada saat sekarang dalam konsep pembangunan yang berdampak pada keberlanjutan hidup lingkungan dan alam sekitar. Beberapa alat ukur pembangunan yang berdampak lingkungan positif antara lain melalui prinsip bangunan Hijau (greenship).  Pada saat sekarang lima macam penilaian greenship (GBCI, 2016), salah satunya adalah penilaian Greenship Homes. Penilaian Greenship Homes ini dapat dimanfaatkan untuk menghitung nilai Greenship untuk Rumah Tinggal. Materi yang disampaikan kali ini merupakan kasus  hasil penilaian awal, terhadap empat sampel  rumah yang ada pada lingkungan rumah tinggal terencana, kasus di Semarang. Hasil penelitian awal ini akan diperluas menjadi penelitian lebih besar, dengan sampel kasus lebih banyak. Metode yang dilakukan adalah kajian secara terukur terhadap empatbangunan rumah tinggal , yang dapat mewakili bangunan di Semarang bawah dan Semarang atas, dengan kondisi awal memiliki lahan luas dan lahan terbatas. Alat ukur yang dimanfaatkan adalah Rating Tools untuk Greenship Homes. Hasil penelitian dari penilaian adalah untuk melihat kemungkinan capaian peringkat bronze atau silver pada rumah tinggal di Semarang. Capaian tersebut terurama bila didukung potensi lingkungan yang nyaman untuk dimanfaatkan, atau kelemahan lingkungan diatasi dengan teknis yang tidak merusak alam.

Kata-kunci : greenship homes, permukiman , perumahan terencana

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, F 114-121
Download PDF