Penerapan High Performance Design sebagai Solusi Permasalahan di Lingkungan Kasus: HOK International

by

Febrina R. N. Annisa1, Diajeng Adiningrum2, Dyah Cahyamawarni3, Stella F. Utama4, Agus S. Ekomadyo5

1,2,3,4 Mahasiswa Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung
Email korespondensi: febrina.rahmi@yahoo.co.id
5 Dosen Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung
Email korespondensi: febrina.rahmi@yahoo.co.id

https://doi.org/10.32315/ti.8.b040

Abstrak

Konsep berkelanjutan kini menjadi topik penting dalam berbagai disiplin ilmu, tak terkecuali dalam arsitektur. Hal ini kemudian memicu berkembangnya konsep arsitektur berkelanjutan. HOK International adalah sebuah firma yang telah menjadi pemimpin dalam industri tersebut. HOK menelaah masalah-masalah lingkungan yang dimiliki setiap bangunannya, dan kemudian mengembangkan solusi perancangan untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Dengan banyaknya rancangan HOK yang menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan, maka cara berpikir HOK dalam menciptakan rancangan berkelanjutan akan dianalisis menggunakan kerangka Design Thinking oleh Lawson (1980). Data-data diperoleh melalui wawancara, dan melalui studi literatur mengenai proyek-proyek HOK yang dianggap representatif: Project Haiti, Process Zero Concept Building, The Change Initiative Store, dan Greenway Self-Park. Dari analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa HOK cukup konsisten untuk menyelesaikan masalah lingkungan melalui rancangannya yang menerapkan high performance design dan teknologi serta inovasi. HOK juga mempertimbangkan segala aspek secara holistik, yang kemudian diintegrasikan dengan baik menjadi sebuah solusi perancangan.

Kata-kunci : Design Thinking, HOK International, sustainability, bangunan berkelanjutan

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 8, B 040-046
Download PDF