Penerapan Budaya Sunda dalam Perancangan Pasar Rakyat

by

Atika Almira(1), Agus S. Ekomadyo(2)

(1)Mahasiswa Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
(2)Staf Pengajar Prodi Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.

Abstrak

Pasar rakyat memiliki peran vital tidak hanya dalam aspek ekonomi tetapi juga dalam aspek sosial budaya. Kedua aspek tersebut dapat diperkuat dengan memperhatikan isu penciptaan karakter lokal dalam perancangan pasar. Pasar Sederhana, Bandung direncanakan untuk dirancang ulang menjadi pasar tematik kerajinan tangan. Dengan letaknya yang berada di Bandung, ibukota Jawa Barat, serta fungsinya yang menghadirkan kerajinan tangan Jawa Barat, seharusnya pasar ini dapat mere-presentasikan budaya Sunda sebagai karakter lokalnya. Perancangan menggunakan transformasi bentuk peminjaman dan tradisional melalui studi preseden yang dilakukan terhadap aspek bentuk, ruang, dan motif yang dimiliki budaya Sunda. Beberapa hal yang diterapkan dalam perancangan adalah transformasi bentuk leuit ke dalam bangunan pasar, penataan ruang-ruang antara sebagai ruang sosio-kultural, serta penerapan batik Sunda Cupat Manggu pada fasad bangunan. Keseluruhan transformasi dipastikan memenuhi berbagai kriteria lainnya yaitu dengan menonjolkan elemen arsitektural lokal, membuat pengalaman ruang yang menarik, serta menyediakan ruang sosio-kultural.

Kata-kunci : budaya sunda, pasar rakyat, pasar sederhana bandung, transformasi

Halaman D 081-086
Download PDF :
iplbi2016-d-081-086-penerapan-budaya-sunda-dalam-perancangan-pasar-rakyat