Penerapan Arsitektur Tropis pada Bangunan Komunal

by

Iyan Abdulrahman1, Heru Wibowo2

1 Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, UNIKOM.
2 Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Kebangsaan.
Korespondensi: Iyanarchman@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.c041

Abstrak

Ibadah haji merupakan rukun islam yang hukumnya wajib bagi yang mampu, Indonesia merupakan negara yang berpenduduk mayoritas menganut ajaran islam. Jumlah peminat masyarakat dalam menunaikan ibadah haji dari tahun ke tahun semakin meningkat. Pada prosedur keberangkatan haji, para jemaah harus transit terlebih dahulu ke asrama haji yang merupakan bangunan komunal. Di Jawa Barat terdapat Asrama Haji Bekasi sebagai tempat transit, namun karena jumlah kuota bertambah hal ini memungkinkan terjadinya penumpukan jemaah sehingga perlu dibangun asrama haji baru yang menyesuaikan dengan kondisi setempat. Dalam perancangan suatu asrama haji perlu didesain dengan mempertimbangkan kenyamaanan pengguna khususnya jemaah yang mayoritas usia lanjut. Dalam metode penelitian yang dilakukan yaitu metode studi literatur dan studi lapangan yang disertai wawancara maka didapatkan kriteria dan konsep pada perancangan Asrama Haji Jawa Barat yaitu konsep Arsitektur Topis, yang mengadaptasi dari iklim sekitar yang mengutamakan kenyamanan thermal dan visual bagi penggunanya baik dari segi psikis maupun biologisnya.

Kata-kunci : Bangunan Komunal, Arsitektur Tropis.

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, C 041-045
Download PDF